Kadang aku berteriak...Entah engkau mendengar teriakanku atau tidak...
Karena engkau si Empunya hidup....Aku pun tak berani mengumpat dengan kata yang tak benar untuk sang khalik...
Hanya membisu dalam teriakan....
TUNJUK JALAN KU....TUHAN....
TUNJUK JALAN KU....TUHAN....
TUNJUK JALAN KU....TUHAN....
Berkali - kali berteriak hingga suaraku habis dan kerongkongan kering tak berair ludah.
Terdiam dan membisu dalam sunyinya kamar, aku pun mengumpat dalam doa. Kata demi kata kupanjatkan dalam doa, seiring renunganku dengan apa yang telah kuperbuat. Batin pun seakan mempunyai dilema pada pilihan hidup dan gejolak ego yang tersirat.
Disatu pilihan aku harus menurut apa kata orang tua, yang harus ini itu dan bla bla bla bla...
Tetapi ego dalam diri belum bisa menerima kenyataan dan penuh dengan penolakan tentang kondisi sekarang ini. Dan seakan masih yakin bahwa diriku ini mampu untuk bangkit melakukan impian - impian yang pernah tersirat.
GILA......KAMU GILA JOE....
Teriakku dalam nanar ke-egoisan, entah kenapa seakan dku pasrah akan kondisi. Tidak lincah seperti dahulu yang tak pernah mau berkata tidak dan selalu semangat, walaupun kadang tau jawabannya pasti gagal.
Dalam keheningan aku pun secara jujur pada kehidupan-ku, tentang semua yang dialami dan yang sedang dijalani maupun akan dijalani. Bahwa, aku mampu untuk semua ini akan tetapi diriku saja yang gegabah dengan semua proses.
Kesekian kali gagal dan gagal, seperti tak ada bosan aku lalui....
Dari kegagalan itu pula aku mampu berkata tidak dan mampu menyalahkan diri sendiri....
Serta mampu meng-kambing hitamkan diri sendiri akan kesalahan yang tersirat selama ini...
Aku pun mampu duduk berdoa, walau tangan ini masih tetap menulis. Entah apa yang aku tulis, aku pun tak tahu...
Dalam perasaan tertumpah pada ketukan - ketukan irama saat penulisan....
Bagaikan alunan musik kemarahan yang terluap akan diri sendiri...
Dari sini lah aku seakan ingin menampar diri...
Tanpa harus bertanya lagi....
TUNJUK JALAN KU, TUHAN....
Aku pun sudah tahu jalanku harus kemana...
Ke arah mana yang harus aku tuju...
Tempat mana yang aku tuju...
Waktu kapan aku bertepat disana...
Dan bla bla bla bla bla itu semua....
Aku pun mampu berteriak dalam doa ku....
Dan aku pun percaya TUHAN melindungi Hambanya...
teriak-ku "...AKU TAHU KEMANA AKU BERJALAN..."
by Johanest
20170416 / 02;34