Saturday, February 28, 2015

LUKIS BAMBU - Khas Desa Tenganan

Lukis Bambu (2015), kita bisa jumpai proses pembuatan secara langsung para pengrajin lukis bambu di Desa Adat Tenganan, Bali. 
Dengan hanya memberikan uang sukarela untuk masuk ke area yang cukup luas di bagian utara pulau bali ini, kita bisa merasakan susasana kental khas bali. Dan bisa melihat secara langsung proses pembuatan Lukis Bambu yang biasa kita jumpai di pasaran. Tetapi dengan kekhasan dan corak yang begitu melekat sekali dengan budaya tenganan, kita melihat goresan - goresan tangan para pengrajin lukis sembari menikmati suasana yang begitu akrab. 

"Berapa bapak jual hasil kerajinan ini..?" tanya saya saat memulai pembicaraan singkat dengan salah seorang pengrajin lukis bambu. 

"Tergantung besar kecil dan rumitnya gambar, mas..." tutur bapak pengrajin tersebut. 
"Kalau yang rumit ini (sambil menunjukkan contoh karyanya) biasa untuk wisatawan lokal kami jual 150 ribu itu juga bisa ditambahi nama yang beli....dan untuk wisatawan luar kami jual 400 - 600 ribu..." tutur bapak pengrajin yang bernama Tutman dengan logat khas balinya. 
"Untuk bahannya apa saja itu, Pak..?" tanya saya ingin tahu.
"Untuk bahan pewarna ini, memakai kemiri (sambil menunjukkan tempat yang berisi kemiri).." lanjut bapak tutman melanjutkan pekerjaannya.
Banyak sekali yang bisa kita lihat dari kegiatan - kegiatan masyarakat desa Adat Tenganan. Mulai dari pembuatan kain songket asli bali, pembuatan lukis bambu, dan beberapa kegiatan yang cukup unik bisa kita lihat di desa Adat ini. //Johanest

No comments: