Dari satu lingkar kehidupan
Tersirat akan riuhnya Kesedihan
Tanpa ada rasa tenggang akan sesama
Seakan ego memaksa jahat dalam pribadi
Terbata seolah pudar hati ini
Lemas tak ada kata dan rasa
Membisu dan membuta akan sekitar
Beringas untuk hancurkan norma
Terbelalak dalam kemurkaan
Sinis pun menghancurkan nurani
Sombong pun menjadi talenta pribadi
Pernik kenistaan pun terbentuk
Tuduh dan menuduh yang terlantun
Teriak seakan paling benar
Membakar rasa dalam ego,
Hancurkan sekitar demi kepentingan
Prasangka baik pun tergerus,
Tak ada baik dan benar
Mencela pun hanya sebuah kiasan dan kebiasaan
Sebatas kebanggaan akan kedudukan semata
Seakan geram untuk menghancurkan :
Melemaskan, menindas dan mematikan
Semua yang menghalangi
Geramnya sang pencela
Tegar seakan paling benar
Tangguh seakan paling kuat
Mencela seakan dekat dengan malaikat
Demi sebuah kekuasaan nurani pun hancur
No comments:
Post a Comment